PEMASARAN : Pengertian, Konsep, Tujuan, Fungsi, Jenis, dan Contohnya (LENGKAP) - Kudupinter

Rabu, 04 September 2019

PEMASARAN : Pengertian, Konsep, Tujuan, Fungsi, Jenis, dan Contohnya (LENGKAP)

Daftar Isi Artikel [Tampilkan]
Pemasaran - Sebuah produk yang di hasilkan melaui proses produksi tentunya bertujuan untuk komersial atau untuk di jual kepada konsumen agar dapat memperoleh laba atau keuntungan. Kegiatan menjual produk yang telah di hasilkan dari proses produksi tersebut dinamakan penjualan produk. Karna di sini, pengusaha akan terus melakukan kegiatan produksi selama kegiatan tersebut menghasilkan laba atau menguntungkan.

Pada dasarnya, orientasi utama seorang produsen dalam kegiatan produksi adalah memproduksi produk sebaik - baiknya dan memperoleh laba sebanyak - banyaknya. dalam aktifitas ini, Konsumen mempunyai kecenderungan normal untuk tidak membeli produk yang tidak penting. dan selain dari pada itu, konsumen dapat didorong untuk membeli lebih banyak melalui berbagai peralatan atau usaha-usaha yang mendorong pembelian. Berbeda dengen pemasaran. Apa itu Pemasaran ? Bagaimana konsep Pemasaran ? Apa fungsi dan Tujuan Pemasaran ? Bagaimana Contohnya ? berikut akan kami share materi yang dapat menjawab pertanyaan itu semua.

PENGERTIAN PEMASARAN ADALAH


Ilustrasi pemasaran |sumber : design-intellect.co.uk

Secara umum pengertian pemasaran adalah aktifitas kompleks dalam usaha untuk menyampaikan informasi produk atau layanan jasa, penawaran dan negosiasi, penyaluran produk kepada konsumen, yang di lakukan oleh suatu institusi atau badan usaha secara sistematis dan terencana. Pemasaran selalu menjadi ujung tombak institusi atau sebuah badan usaha baik yang berskala besar mauapun yang bersekala kecil untuk berhasil dalam kegiatan usahanya. Semakin cepat dalam proses pemasaran, maka usaha yang di lakuakan oleh badan usaha tersebut akan semakin lancar.

Definisi lain secara sederhana menyatakan bahwa definisi pemasaran sebagai suatu proses pengenalan produk atau layanan khusus kepada konsumen yang potensial (dominan terhadap produk yang kita hasilkan). Dengan konsep yang demikian, maka aktifitas pemasaran dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien serta lebih menguntungkan. Terdapat beberapa aspek yang perlu di perhatikan. Aspek-aspek untuk pemasaran ini meliputi periklanan, public relation, promosi dan penjualan, dan lain sebagainya.

Suatu bandan usaha atau institusi bisnis dalam proses pemasaran produknya tentunya memiliki tujuan utama dalam pemasaran. Tujuan utama dalam pemasaran adalah untuk memaksimalkan keuntungan  dengan menggunakan modal atau sumber daya seminimal mungkin dengan cara membuat strategi - strategi pemasaran (untuk topik ini kita akan bahas pada sesi berikutnya). Di perusahaan atau bisnis, marketing executives harus mampu melihat banyak aspek dalam beriklan, termasuk juga memprediksi lifespan sebuah produk. Dengan begitu efektifitas pemasaran akan dapat dengan mudah tercapai.

PENGERTIAN PEMASARAN MENURUT PARA AHLI


Ilsutrasi pemasaran menurut para ahli | sumber : marketingjournal.org

Pengetian mareting atau pemasaran dapat mempunyai tafsiran bermacam-macam, hingga pemakaian konsep yang jelas menjadi amat perlu. Oleh karena itu, penting rasanya kita memahami pendapat para ahli tentang definisi pemasaran. Berikut adalah definisi pemasaran menurut para ahli :

Pemasaran Menurut Philip Kotler
Kotler merupakan seorang American marketing author, consultant, and professor, mendefinisikan marketing atau pemasaran sebagai aktivitas sosial dan sebuah pengaturan yang dilakukan oleh perorangan ataupun sekelompok orang dengan tujuan untuk mendapatkan tujuan mereka dengan jalan membuat produk dan menukarkannya dengan besaran nominal tertentu ke pihak lain. - (Kotler)

Pemasaran Menurut Hair dan Mc. Daniel
Hair dan Mc. Daniel yang merupakan seorang peneliti pemasaran dalam bukunya yang berjudul "Marketing" mendefinisikan martketing atau pemasaran sebagai proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga promosi dan distribusi gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan konsumen dan tercapainya tujuan organisasi. - (Hair dan Mc. Daniel, 2001)

Pemasaran Menurut Basu dan Hani
Basu dan Hani seorang dosen dan peneliti dalam bidang pemasaran, dalam bukunya yang berjudul "Manajemen Pemasaran. Perilaku Konsumen" mendefinisikan marketing atau pemasaran sebagai proses kegiatan perencanaan dalam pengelolaan barang dan jasa, penetapan banderol harga barang dan jasa tersebut, hingga proses promosi maupun pendistribusiannya, dimana keseluruhan proses pemasaran bertujuan untuk memenuhi kebutuhan maupun memperoleh laba. (Basu dan Hani, 2004)

Pemasaran Menurut Jay Abraham
Jay Abraham merupakan seorang business consulting & strategic marketing expert dalam bukunya yang berjudul "The MasterMind Marketing System", dia mendefinisikan marketing atau pemasaran sebagai sebuah media untuk mencapai kesuksesan dengan cara memberikan pelayanan peling baik kepada konsumen. (Jay Abraham , 2001)

Pemasaran Menurut William J. Stanton
William J. Stanton merupakan seorang dosesn ahli pemasaran asal amerika, dalam bukunya yang berjudul "Prinsip Pemasaran" dia mendefinisikan marketing atau pemasaran sebagai sistem keseluruhan dari berbagai kegiatan bisnis atau usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga barang atau jasa, mempromosikannya, mendistribusikannya, dan bisa memuaskan konsumen. -  (William J. Stanton ,1998)

Pemasaran Menurut John Westwood
John Westwood seorang pendukung sepakbola dan penulis buku terkenal, dalam bukunya yang berjudul " How To Write a Marketing Plan", dia mendefinisikan marketing atau pemasaran sebagai sebuah usaha terpadu yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan memberikan keuntungan/ laba kepada perusahaan. (John Westwood, 2001)

Pemasaran Menurut Tung Dasem Waringin
Tung Desem Waringin seorang penulis buku financial terkenal di indonesia, dalam bukunya yang berjudul "Financial Revolution In Action", dia mendefinisikan marketing atau pemasaran adalah media untuk mengkomunikasikan sebuah nilai tambah yang lebih tinggi. - (Tung Desem Waringin ,2008)

KONSEP PEMASARAN YANG BAIK


Ilustrasi konsep pemasara adam smith | sumber : simplycharly.com

Mengacu pada pendapat seorang ekonom ternama yaitu Adam Smith dalam bukunya The Wealth Of Nation yang di tulisnya pada tahun 1776 tentang seperti apa pengertian konsep pemasaran yang tepat. Menurut pendapat adam smith kebutuhan dari produsen harus mempertimbangkan kebutuhan konsumen. Artinya, suatu produsen tidak serta merta menciptakan dan mengembangkan sebuah produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen. Dengan kata lain, kebutuhan konsumen akan memberikan kesempatan usaha bagi produsen untuk memproduksi produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen tersebut.

Produk atau layanan jasa apapun, strategi pemasaran sebaik apapun, media sebagus apapun yang digunakan, tidak akan pernah ada artinya jika konsumen tersebut di ingin menggunakannya atau dengan kata lain konsumen tidak membutuhkan produk yang dihasilkan oleh produsen itu. Ini menjadi titik penting yang selalu di perhatikan oleh produsen ketika hendak membuat suatu usaha.

Oleh karna itu, dalam konsep pemasaran. Selalu di awali dengan identifikasi kebutuhan konsumen. Tujuannya untuk mengetahu produk seperti apa yang di butuhkan oleh konsumen pada saat ini dan di masa yang akan datang secara detail. Meliputi jenis produk, layanan jasa, kemasan, harga, tingkat urgensi kegunaan, dan lain sebagainya.

Terdapat tiga kunci penting dalam konsep pemasaran yang baik terutama dalam ruang lingku ilmu manajemen pemasaran. tiga kunci penting tersebut meliputi :
  • Apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen ?
  • Dapatkah perusahaan menciptakan kualitas produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen ?
  • Bagaimana strategi pemasaran perusahaan agar konsumen tetap berada pada tingkat kepuasan yang maksimal ?

TUJUAN PEMASARAN


Ilustrasi tujuan pemasran | sumber : blog.markgrowth.com

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa pemasaran merupakan ujung tombak dari kegiatan bisnilah yang di lakukan oleh instansi atau badan usaha baik yang bersekala kecil maupun skala besar. Sebagus apapun konsep produk yang anda buat, tidak akan sukses tanpa adanya strategi pemasaran yang baik untuk memasarkan produk atau layanan jasa yang anda buat.

Sebenarnya apa tujuan pemasaran yang sebenarnya sehingga membuat aktifitas pemasaran itu penting dalam kegiatan usaha ? berikut adalah beberapa tujuan pemasaran yang kami rangkum dari buku - buku dan literatur yang membahas esensi tujuan pemasaran itu sendiri:

1. Promosi Produk atau Layanan Jasa
Tujuan yang pertama dalam pemasaran adalah memperkenalkan atau promosi produk yang telah di produksi kepada para calon konsumen secara umum. Promosi sendiri dapat kita artikan sebagai mengiklankan suatu produk atau merek atau suatu produk atau layanan jasa. Dalam melaksanakan aktifitas promosi banyak media yang dapat digunakan dan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan serta modal yang dimiliki.

Upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen kepada produk kita. Setelah konsumen dapat mengenal produk yang telah di hasilkan oleh pengusaha, barulah perubahan prilaku konsumen diharapkan mampu di pengaruhi oleh iklan yang sudah di buat sehingga konsumen mau dan berkeinginan untuk mengkonsumsi atau menggunakan produk yang kita jual tersebut.

2. Realisasi Target Penjualan Produk atau Layanan Jasa
Suatu perusahaan baik itu sekala kecil maupun besar tentunya memiliki target-target yang harus terpenuhi dalam satu satuan waktu atau poeriode. Target tersebut dapat berupa target harian, bulanan, atau bahkan tahunan. Tujuan pemasaran yang kedua ini adalah melancarkan proses penjualan produk sesuai dengan target yang telah di tentukan oleh perusahaan. Karna dengan pemasaran yang efektif tersebut akan memperoleh penjualan yang maksimal (tergangtung strategi pemasarannya)

Dalam sebuah pemasaran, terdapat devisi khusus yang bertugas untuk memasarkan produk. Devisi tersebut memiliki kemampuan lebih dalam mempromosikan produk dengan komunikasi yang baik, display yanng menarik, strategi penawaran harga yang mahir, bonus dan lain sebagainya, sehingga target yang di tetapkan oleh perusahaan dapat tercapai dengan baik.

3. Mengetahui Kepuasan Konsumen
Dalam strategi pemasaran masa kini yang umum dikenal dengan strategi pemasaran generasi tiga, tidak cukup hanya membuat produk yang berkualitas dengan harga yang kompetitif, namun juga kepuasan konsumen menjadi perhatian penting oleh setiap perusahaan. Hal tersebut di karnakan kepuasan konsumen menjadi masa depan pemasaran produk atas suatu perusahan. Jika kepuasan konsumen memiliki trend yang di miliki suatu perusahaan itu buruk, sudah pasti perusahaan tersebut akan segera gulung tikar.

Strategi pemasaran yang baik selalu berorientasi pada kepuasan konsumen. Karna dengan begitu, para konsumen diharapkan bersedia menggunakan produknya lagi, lagi, dan lagi di lain waktu dan di masa yang akan datang.

FUNGSI PEMASARAN DALAM PERUSAHAAN


Ilustrasi fungsi pemasaran | sumber : salesforce.com

Setelah kita memahami definisi pemasaran, tujuan pemasaran, beserta konsep pemasaran menurut para ahli, alangkah lebih baiknya pemahaman kita tentang pemasaran tersebut dilengkapi dengan memahami fungsi - fungsi dari pemasaran yang fundamental (dasar). Karna pemasaran itu sendiri meupakan aktifitas yang kompleks dalam usaha untuk menyampaikan informasi produk atau layanan jasa, penawaran dan negosiasi, penyaluran produk kepada konsumen, yang di lakukan oleh suatu institusi atau badan usaha secara sistematis dan terencana, maka tentunya terdapat fungsi - fungsi yang mendukung konsep dalam pemasaran. Adapun fungsi - fungsi pemasaran adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Pertukaran (Exchange)

Produk yang telah di hasilkan oleh produsen haruslah terjual sekurang - kurangnya satu kali dalam proses pemasaran. Dalam fungsi pemasaran akan melibatkan beberapa kegitan yang meliputi pengangkutan dan pengalihan hak milik dari satu pihak kepada pihak lain yang ada di dalam sistem pemasaran tersebut. Dalam sistem pemasaran juga tentunya melibatkan banyak pihak seperti pedagang, distributor, agen - agen yang akan menerima kompensasi balas jasa atas bantuannya mempertemukan konsumen dan penjual, dan lain sebagainya. Dalam fungsi pertukaran, terdapat dua fungsi lain yang mendukung fungsi pertukaran, yaitu :

Fungsi Penjualan
Esensi dari fungsi penjualan adalah mempertemukan penjual dan pembeli (permintaan dan penawaran) baik itu secara langsung maupun tidak langsung dengan melaui perantara seperti para agen, sales, dan lain sebagainya. Adapun fungsi tambahan dalam esensi fungsi penjualan adalah sebagai berikut :
  • Perencanaan dan pengembangan produk
  • Mencari kontak (membuat kontak dengan para pembeli)
  • Menciptakan permintaan (Mendorong para pembeli membeli produk)
  • Melakukan negosiasi (Syarat serta kondisi penjualan harus dirundingkan)
  • Melakukan kontak (persetujuan akhir penjualan
Fungsi Pembelian
Esensi dari fungsi pembelian yaitu seluruh aktifitas atau hal yang penting untuk di perhatikan dalam rangka mendapatkan produk atau layanan jasa yang sesuai dengan kriteria baik itu kualitas maupun kuantitas seperti yang di inginkan konsumen. Kemudian mengusahakan produk yang sesuai kriteria tersebut siap dipergunakan pada waktu, kondisi, dan tempat tertentu dengan harga yang kompetitif. Selain itu, terdapat fungsi tambahan yang mendukung fungsi pembelian, yaitu :
  • Perencanaan (Menentukan kritenia produk atau jasa)
  • Mencari kontak (Mencari penjual produk sesuai kriteria)
  • Assembling (Pengumpulan produk - produk)
  • Negosiasi (Syarat serta kondisi pembelian harus dirundingkan)
  • Kontak (kontrak jual beli dan perpindahan hak milik )

2. Fungsi Penyimpanan dan Pendistribusian (Storage and Distribution)

Penyimpanan dan pendistribusian merupakan fungsi pemasaran yang kedua, dimana produk - produk yang telah di hasilkan oleh produsen perlu untuk di simpan dalam waktu tertentu dan kemudian di distribusikan kepada para agen - agen atau bahkan langsung kepada para konsumen, sehingga waktu dan tempat merupakan hal penting untuk lebih di perhatikan. Fungsi yang kedua ini meliputi :
  • Pemrosesan (Produk di proses (pengolahan dan pengemasan) untuk siap di jual kepada konsumen)
  • Penyimpanan atau Penggudangan ( Menyimpan produk yang telah jadi sampai pada saat siap untuk di salurkan kepada konsumen
  • Penganggkutan dan Distribusi (Pemindahan produk dari produsen kepada agen - agen atau langsung ke konsumen akhir)

3. Fungsi Perantara (Intermediaries)

Fungsi perantara merupakan fungsi pemasaran yang ketiga, dimana devisi pemasaran memiliki peran penting dalam penyampaian infromasi produk dari produsen kepada konsumen hingga pada proses transaksi pembelian produk berhasil dilakukan oleh konsumen yang tentunya selalu memperhatikan nilai atau tingkat kepuasan konsumen sehingga dilain waktu konsumen akan membeli produk itu kembali dan menggunakannya secara terus menerus. terdapat fungsi tambahan yang mendukung fungsi perantara, yaitu:
  • Informasi pasar (informasi mengenai harga dan sumber-sumber penawaran)
  • Penanggungan risiko (Pengusaha menanggung risiko sepanjang saluran pemasaran)
  • Standardisasi dan grading (Menentukan standar produk dan klasifikasi produk)
  • Pembiayaan (Pemasaran modern memerlukan modal (uang), kredit, dan lain sebagainya)

JENIS - JENIS PEMASARAN


Ilurtrasi jenis - jenis pemasaran | sumber : lyfemarketing.com

Dalam dunia pemasaran tidak terbatas hanya pada ruang, waktu, dan metode. Berdasarkan perkembangan strategi pemasaran yang di dasarkan atas dasar kebutuhan, keinginan konsumen saat ini, dan banyaknya komepetitor usaha dalam duani bisnis, memunculkan banyak strategi - strategi dalam pemasaran yang efektif dan efisien yang di sesuaikan dengan kebutuhan penjual dan pemebli. Berikut adalah beberapa jenis pemasaran yang kami rangkum dari berbagai macam sumber :

1. Digital Cloud Marketing

Digital Cloud Marketing merupakan jenis pemasaran baru di era modern ini, dimana permintaan dan penawaran bertemu melalui media online untuk selanjutnya melakukan transaksi. Penjual dapat menjangkau banyak konsumen yang tersebar di seluruh penjuru dunia dengan menginput infromasi produk yang dia jual dalam media online. Sedangkan pembeli di beri kemudahan dalam berbelanja produk yang di inginkan cukup dengan membuka media online atau dikenal dengan marketplace dan kemudian dapat membeli produk yang di harapkan tanpa harus keluar rumah, dalam artian belanja dapat di lakukan dimana saja dan kapan saja.

Banyak produk dan layanan jasa saat ini yang sudah ada di media online atau marketplace. Marketplace yang popular di kunjungi seperti bukalapak, tokopedia, jd.id, shopee, dan banyak lainnya yang memudahkan para penjual dan pembeli untuk saling bertemu dan bertransaksi. Jenis pemasaran yang satu ini dapat dikatakan solusi dalam memangkas saluran pemasaran. Karna dengan begitu biaya pemasaran semakin lebih efisien dan harga produk pun lebih kompetitif.

2. Public Relations Marketing

Jenis pemasaran pertama yang sering dan umum digunakan oleh pengusaha dalam memasarkan produknya adalah Public Relations Marketing atau yang dikenal dengan sebutan pemasaran hubungan masyarakat. Jenis pemasaran ini lebih dominan untuk bekerja sama dengan sebuah media informasi publik yang besar untuk bersama - sama mengenalkan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan produk yang di hasilkan oleh mereka. Serta tidak lupa menginformasikan akan keuntungan yang diperoleh apabila konsumen menggunakan produk - produk tersebut.

3. Relationship Marketing

Dalam strategi pemasaran masa kini atau yang dikenal dengan strategi pemasaran generasi 3.0, relationshop marketing merupakan trobosan baru dalam menjaga kestabilan siklus usaha khususnya dibidang pemasaran. Mengapa demikian ? Banyak yang berpendapat relationship marketing jauh lebih efektif. Bahkan banyak perusahaan yang melakukan hal ini  ketimbang menghabiskan biaya untuk mengajak konsumen-konsumen baru. dengan begitu para pelanggan yang telah menjalin hubungan baik dengan pengusaha akan lebih loyal saat produsen meluncurkan produk baru.

4. Word of Mouth Marketing

Jenis pasar yang satu ini lebih dikenal dengan pemsaran mulut kemulut. Dalam artian devisi pemasaran membuat strategi khusus agar supaya konsumennya bersedia mengajak konsumen lain untuk menggunakan produknya. Dengan begitu, jaringan pemasaran akan semakin lebih luas dan jumlah konsumen akan semakin meningkat.

Dalam jenis marketing ini, tidak jarang devisi pemsaran memberkan imbalan atau hadiah kepada para konsumen yang mau mengajak konsumen lainnya untuk menggunakan produk dari perusahaan tersebut. Dengan begitu para konsumen akan lebih semangat untuk menyebarkan informasi produk dan mengajak teman, saudara, dan tidak jarang sampai mengajak pasangannya menggunakan produk yang di hasilkan oleh perusahaan tersebut.

Selain itu, dalam strategi pemasaran ini juga sering menggunakan sosial media yang lagi hits saat ini. di saat seorang konsumen suka atas produk makanan yang di sajikan cantik oleh suatu restoran. Tidak sungkan konsumen tersebut mengambil gambar makanan dan meng-upload dan share dalam media sosial yang ia miliki. Hal tersebut pasti akan mengundang pengguna medsos lain untuk mencoba makanan yang di sajikan oleh restoran tersebut.

5. Call to Action (CTA)

Jenis pemasaran ini merupakan salah satu jenis pemasaran menggunakan media online dengan metode yang berbeda yaitu dengan penggunaan website pribadi. Seorang seller akan membuat website dan menggunah seluruh data informasi produk yang ia kejual kedalamya. kemudian sang pemilik website yang juga seller tersebut berusaha agar websitenya memiliki trafik atau pengunjung situsnya banyak. Dengan semakin banyaknya pengunjung dan banyak melakukan transaksi dalam websiter tersebut, itu artinya website tersebut telah melakukan pemasaran CTA.

Dalam metode pemasaran jenis ini, banyak analisis yang perlu di perhatian seperti analisis keyword produk. Dan selain itu, umumnya Call To Action ini lebih fokus terhadap satu atau beberapa produk yang tidak banyak. Hal tersebut dikarenakan konsumen atau calon pembeli lebih suka untuk mencari produk berdasarkan kata kunci dengan menggunakan search enggine yang di sediakan oleh perusahaan besar google.

TUGAS MARKETING PEMASARAN


Ilustaris tugas pemasaran | sumber : www.lucidchart.com

Setelah memahami konsep dan macam - macam jenis pemasaran, penting rasanya kita juga mengetahui apa saja yang menjadi tugas pokok marketing pemasaran secara umum yang di terapkan oleh pemasaran. Dengan begitu kita akan dapat dengan mudah menggambarkan pemasaran dalam kehidupan bisnis di saat kita akan memulai usaha. Berikut adalah beberapa tugas marketing pemasaran yang kami rangkum dari berbagai macam sumber :

1. Identifikasi Konsumen

Langkah awal dalam memulai pemasaran adalah identifikasi konsumen dengan mencari informasi target konsumen yang akan kita capai dan tentunya para konsumen tersebut akan dapat menerima dan menggunakan produk yang kita pasarkan. Identifikasi dapat dimulai dengan menentukan gender, usia, kelas penghasilan, tempat tinggal, dan lain sebagainya.  Kemudian klasifikasikan sesuai dengan target pemasaran produk yang akan kita pasarkan

2. Mengembangkan Konsep Produk

Produk yang akan di pasarkan tersebut, kemudian kita kembangkan konsep produknya sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Agar apa yang telah kita buat dan di pasarkan itu laku dan mau di gunakan oleh target pasar yang telah di buat berdasarkan identitifikasi pasar yang telah di buat di atas.

3. Membuat Desain Produk atau Pengemasan dan Merk Produk

Desain bentuk dan kemasarn produk merupakan hal lain yang penting juga untuk kita perhatikan selain dari esensi kegunaan produk tersebut. Desain bentuk dan kemasarn yang menarik akan memberikan nilai tambah lebih terhadap kualitas produk kita dan akan menimbulkan kesan exclusive terhadap produk. Dan tak lupa desain produk dan kemasan di sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen yang menjadi target pasar yang telah di tetapkan di awal.

4. Menetapkan Harga yang Tepat

Hal selanjutnya penting untuk diperhatikan adalah harga yang kompetitif. Karna penetapan harga yang tidak tepat dapat membuat produk kita tidak laku di pasaran, atau bahkan apabila produk kita terlalu murah kita tidak memperoleh laba yang proporsional untuk operasional usaha. Oleh karna itu, alangkah lebih baik jika di awali dengan survei harga produk kompetitif sebelum menetapkan harga atas produk yang akan kita jual.

5. Melakukan Promosi dan Penjualan

Nah pada bagian ini devisi pemasaran akan membutuhkan tenaga dan fikiran yang ekstra untuk bagaimana agar produk yang dihasilkan dapat terjual dan dimanfaatkan oleh para konsumen sesuai dengan kebutuhan para konsumen. Devisi pemasaran dapat menggunakan berbagai macam cara atau bahkan menggunakan berbgai macam jenis pemasaran agar supaya produk yang di hasilkan terjual kepada konsumen.

6. Mengatur Distribusi Produk

Devisi pemasaran juga bertanggung jawab atas distribusi produk kepada para agen hingga ketangan konsumen, termasuk harga- harga yang diberikan kepada agen atau harga yang diberikan langsung kepada konsumen. Disinilah mulai tersebut yang namanya saluran pemasaran. Dengan menjalin saluran pemasaran target yang ditetapkan oleh suatu perusahaan terkait dengan penjualan akan segera cepat terealisasi dalam satu satuan waktu.

7. Menciptakan Komunikasi dan Hubungan yang Baik

Di era pemasaran generasi 3 menjalin hubungan baik dengan para konsumen merupakan poin penting yang wajib untuk di perhatikan. Banyak metode yang digunakan untuk memperoleh hubungan baik dengan konsumen. Seperti contoh perusahaan motor dengan brand yamaha membua club yamaha nmax indonesia. Hal ini bertujuan untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen agar suatu saat konsumen-konsumen tersebut mau menggunakan produk dari yamaha.

CONTOH PEMASARAN LANGSUNG


Ilustrasi contoh pemasaran langsung toyota | sumber : marketeers.com

Perusahaan toyota merupakan perusahaan otomotif besar yang memiliki berbagai macam produk kendaraan roda empat dengan berbagai macam jenis, tipe, spesifikasi dan warna yang di sesuaikan dengan kriteria kebutuhan dan  keinginan para konsumen masyarakat secara luas. Perusahaan toyota menggunakan sales promotion untuk menjual produknya secara langsung. Mendatangi rumah setiap calon konsumen, mendatangi kantor kantor, menebar brosur. dan lain sebagainya. Itulah yang di namakan proses pemasaran secara langsung.

Demikian ulasan artikel kami yang membahas semua tentang pemasaran yang kami rangkum dari berbagai macam sumber bacaan favorit kami. Semoga bermanfaat kepada para pembaca sekali dan bermanfaat bagi anda yang sedang membuat Makalah Pemasaran. Mohon maaf apabila ada kesalahan dan terima kasih telah berkunjung
Comments


EmoticonEmoticon