Bacaan Doa Setelah Adzan Arab, Latin, dan Artinya (+Keutamaannya)

Daftar Isi [Tutup]
    Doa Setelah Adzan adalah Allaahumma robba haadzihid da’watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, ‘aaliyatar rofii’ah, wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aadz. Untuk mengetahui arti dan ulasan lengkap silahkan baca artikel ini.


    Adzan adalah panggilan ibadah yang ditujukan kepada setiap umat muslim untuk melaksanakan ibadah sholat fardhu. Oleh karena itu, bagi setiap muslim yang mendengar suara adzan di sunnahkan untuk bersiap dan bergegas untuk melaksanakan sholat fardhu. Dalam satu hari, adzan dikumandangkan sebanyak lima kali. Dan orang yang mengumandangkan adzan disebut muadzin.

    Selain didefinisikan sebagai panggilan untuk melaksanakan ibadah sholat fardhu, adzan juga dapat dianggap sebagai pertanda awal waktu masuknya sholat fardhu, baik itu subuh, dzuhur, ashar, magrib, dan isya. 



    Dengan adanya suara adzan yang dikumandangkan oleh muadzin, umat muslim akan dapat mengetahui awal waktu sholat fardhu dan bergegas melaksanakannya.Terkait dengan hal ini, allah swt menjelaskan dalam ayat al-qur'an Surat At-Taubah ayat 3, yang berbunyi:

    وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ

    Artinya: dan ini (adzan) adalah seruan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia.

    Para ulama memiliki perbedaan atau berselisih pendapat tentang hukum adzan. Terdapat sebagian ulama mengatakan jika adzan adalah sunnah muakkad, namun juga ada beberapa pendapat ulama yang lain lebih kuat mengatakan adzan hukumnya fardu kifayah. dan kedua pendapat tersebut dalil dasarnya benar dan sudah sering digunakan dalam berbagai wilayah.

    Anjuran mengumandangkan adzan saat masuk waktu sholat fardhu bagi kaum laki - laki adalah mengumandangkannya dengan suara yang keras dan lantang, begitu juga saat mengumandangkan iqomah. Namun, untuk kaum perempuan diperbolehkan hanya untuk dirinya sendiri dan kaum perempuan lain di tempat yang khusus perempuan.

    Bacaan Lafadz Adzan Arab dan Artinya



    Saat kamu mengetahui bahwa saat itu adalah awal waktu sholat dan tidak ada yang orang disekitar yang mengumandangkannya, maka hendaklah kamu ambil air wudlu dan kumandangkanlah adzan dengan benar dan suara yang lantang. 

    Dengan begitu kamu akan mendapatkan pahala sunnah atas adzan yang kamu kumandangkan. Adapun lafadz adan dalam bahasa arab yang benar adalah sebagai berikut:

    (٢x) اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ 
    Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)
    Artinya : Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

    (٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ 
    Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)
    Artinya : Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah

    (٢x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ 
    Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)
    Artinya : Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah

    (٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ 
    Hayya 'alashshalaah (2x)
    Artinya : Marilah Sholat

    (٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ 
    Hayya 'alalfalaah. (2x)
    Artinya : Marilah menuju kepada kejayaan

    (١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ 
    Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
    Artinya : Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

    (١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ
    Laa ilaaha illallaah (1x)
    Artinya : Tiada Tuhan selain Allah

    Khusus untuk adzan subuh, setelah mengumandangkan lafal Hayya 'alalfalaah sebanyak 2x, ditambah dengan lafal di bawah ini:
    (٢x) اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ
    Ash-shalaatu khairum minan-nauum
    Artinya : Sholat itu lebih baik dari pada tidur

    Hukum dan Cara Menjawab Adzan

    Dalam ilmu fiqih dan hadis, saat kita mendengar adzan yang sedang dikumandangkan oleh muadzin, hendaklah kita mendengarkan dan menjawabnya, dan itu wajib untuk dilakukan. Hal tersebut sesuai dengan sebuah Hadits dari Abu Said al-Khudhri radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    إِذَا سَمِعْتُمْ الْمُؤَذِّنَ فَقُوْلُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ الْمُؤَذِّنُ

     

    “Jika kalian mendengar seruan adzan, maka ucapkanlah sebagaimana yang diucapkan muadzin.” (HR. Al-Bukhari, 611. Muslim, 383).

    Saat adzan mulai berkumandang, umat muslim diwajibkan untuk mendengarkan dan menjawab adzan. Bahkan pada saat adzan mulai dikumandangkan, umat muslim di haruskan untuk tidak berkata - kata dan menghentikan segala macam aktifitas, walaupun itu membaca al-quran. 

    Umat muslim hanya diharuskan untuk fokus mendengar adzan, menjawabnya, dan bergegas untuk melaksanakan ibadah sholat setelah adzan itu selesai. Bagaimana lafal bacaan untuk menjawab adzan ? berikut adalah lafal - dan caranya.

    Saat Muadzin Berkumandang :
    (٢x) اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ 
    Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)

    Maka Kamu Menjawab :
     اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ 
    Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)


    Saat Muadzin Berkumandang :
    (٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ 
    Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)

    Maka Kamu Menjawab :
     أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ 
    Asyhadu allaa illaaha illallaah. (1x)


    Saat Muadzin Berkumandang :
    (٢x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ 
    Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)

    Maka Kamu Menjawab :
     اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ 
    Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (1x)


    Saat Muadzin Berkumandang : 
    (٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ 
    Hayya 'alashshalaah (2x)

    Maka Kamu Menjawab:
    لاَحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
    La khaula wa Laa khuwata illaa billaah


    Saat Muadzin Berkumandang : 
    (٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ 
    Hayya 'alalfalaah. (2x)

    Maka Kamu Menjawab :
    لاَحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
    La khaula wa Laa khuwata illaa billaah


    Saat Muadzin Berkumandang :
    (١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ 
    Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)

    Maka Kamu Menjawab 
    (١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ 
    Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)


    Saat Muadzin Berkumandang :
    (١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ
    Laa ilaaha illallaah (1x)

    Maka Kamu Menjawab :
    (١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ
    Laa ilaaha illallaah (1x)


    Saat Muadzin Berkumandang (pada sholat subuh) :
    (٢x) اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ
    Ash-shalaatu khairum minan-nauum

    Kamu Akan Menjawab :
    صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ وَاَنَا عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِيْنَ
    Shadaqta wabararta wa anaa “alaa dzaalika minasy syaahidiina

    Doa Setelah Adzan Arab



    Adapun bacaan doa setelah mendengar adzan dalam bahasa arabnya adalah sebagai berikut:

    للهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

    1. Bacaan Latin Doa Setelah Adzan

    Allaahumma robba haadzihid da’watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, ‘aaliyatar rofii’ah, wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aadz.

    2. Arti Terjemah Doa Setelah Adzan

    Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah al-wasilah (derajat di surga), dan al-fadhilah (keutamaan) kepada nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan

    Keutamaan Doa Setelah Adzan


    Para ulama terdahulu mengajarkan kita untuk selalu berdoa dalam segala hal, termasuk setelah mendengar adzan yang dikumandangkan oleh muadzin saat memasuki awal waktu sholat fardhu. Dan hal tersebut dapat disebut sebagai salah satu ibadah sunnah. Adapun keutamaan doa setelah adzan adalah sebagai berikut:

    1. Mendapatkan Syafaat

    Makna yang terkandung dalam doa setelah adzan adalah doa yang kita tujukan kepada allah swt dengan harapan agar nabi muhammad saw diberi al-wasilah (derajat di surga), dan al-fadhilah (keutamaan). Dengan demikian, syafaat nabi muhammad juga akan diberikan kepada kaumnya yang selalu mendoakannya. Hal tersebut sesuai dengan sebuah hadist:

    "Barangsiapa berdoa (membaca) setelah mendengarkan suara adzan (dengan do'a yang artinya): Ya Allah, Tuhan yang memiliki seruan sempurna ini serta shalat yang akan didirikan. Limpahkanlah kepada Nabi Muhammad derajat yang tinggi dan keutamaan, dan bangkitkan-lah beliau pada tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan, berhak-lah baginya untuk mendapatkan syafaatku (yaitu pertolongan Nabi dengan izin Allah) pada hari kiamat." (HR Bukhari – Muslim).

    2. Dihapuskan Dosanya

    Nabi muhammad menganjurkan umatnya (pada zamannya) untuk berdoa setelah mendengar adzan. Tidak hanya menganjurkan, nabi muhammad menjelaskan fadlilah doa tersebut kepada para kaumnya, bahwa bagi mereka yang mau berdoa maka, dosanya, sedikit demi sedikit akan dihapuskan oleh allah. Hal tersebut sesuai dengan hadist di bawah ini.

    "Barangsiapa membaca ketika mendengarkan sura orang adzan dengan bacaan (artinya): "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba-Nya. Aku rela ber-Tuhan kepada Allah, dan terhadap Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya dan dengan Islam sebagai agamaku". Maka akan diampunilah dosanya." (HR Muslim)

    3. Doanya Diijabah

    Salah satu waktu yang mustajabah untuk berdoa, memohon hajat agar dikabulkan oleh allah, adalah pada saat setelah mendengar adzan. Demikian adalah penjelasan yang pernah nabi ulaskan kepada para sahabatnya. Sesuai dengan sebuah hadist yang berbunyi:

    Rasulullah pernah bersabda yang artinya, "Ucapkanlah seperti ucapan muadzin, jika kamu telah selesai, berdoalah maka kamu akan diberi." (HR Abu Daud 524 dan IbnHibban 1695 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth)

    4. Surga bagi yang Berdoa

    Karna saking besarnya fadlilah doa setelah adzan ini, tidak hanya penghapusan dosa, doa yang di istajabahi, namun juga janji surga bagi berdoa setelah mendengarkan adzan. hal tersebut juga dijelaskan dalam sebuah hadis yang menjelaskan:

    Rasullullah bersabda yang artinya, "Siapa yang mengucapkan seperti yang dilantunkan orang ini Bilall dengan yakin akan masuk surga." (HR Ahmad 8.624, Nasai 674 & Syuaib Al-Arnauth)

    5. Doa jadi Saksi Kebaikan

    Maha besar allah dengan segala kekayaan dan keagungannya. Tidak ada satupun hal yang tidak diketahui oleh allah walaupun itu sangat dan sangat kecil sekali. 

    Perbuatan buruk pasti akan dipertanggung jawabkan kepada allah, dan kita tidak kuasa untuk berbohong karena ada saksinya. Begitu juga perbuatan baik, juga akan ada saksinya. Dalam sebuah hadis dijelaskan : 

    "Tidaklah suara adzan yang keras dari yang mengumandangkan adzan didengar oleh jin, manusia, segala sesuatu yang mendengarnya melainkan itu semua akan menjadi saksi pada hari kiamat." (HR Bukhari 609)

    6. Mendapatkan Pahala 10 Kali Bershalawat

    Banyak ibadah sunnah yang dapat kita tunaikan seperti yang telah diajarkan dalam agama islam. Tidak hanya sholat - sholat sunnah, namun juga dapat berupa bacaan doa yang bisa kita lantunkan setiap hari. 

    Seperti doa setelah adzan ini, nabi muhammad menjelaskan bahwa pahala membaca doa setelah adzan lebih besar 10x lipat dari bacaan sholawat. Hal tersebut sesuai dengan hadis di bawah ini:

    "Apabila anda mendengar muadzin, jawablah adzannya. Kemudian bacalah shalawat untukku. Karena orang yang membaca shalawat untukku seklai maka Allah akan memberikan shalawat untuknya 10 kali." (HR Muslim 384)


    Demikian ulasan artikel saya tentang doa setelah adzan ini. Besar harapan saya untuk anda mengistiqomahkan membacanya setiap setelah mendengar adzan. Agar anda senantiasa mendapat fadlilah dari doa ini. Mohon maaf bila ada salah dan semoga selalu bermanfaat.


    Doa Setelah Adzan