Doa Akhir Tahun (Latin, dan Artinya) Hijriyah dan Masehi + Tata Caranya

Daftar Isi [Tutup]

    Doa Akhir Tahun yaitu "Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik . . untuk arti dan penjelasan lengkapnya silahkan baca artikel ini. 


    Akhir tahun merupakan kondisi waktu yang mendekati berakhirnya penanggalan dan memasuki penanggalan baru (tahun baru). Pananggalan tersebut disesuaikan dengan kalender yang menjadi acuan waktu. 

    Di indonesia, terdapat beberapa penanggalan yang digunakan dalam menentukan waktu. Adapaun penanggalan tersebut adalah penanggalan Hijriyah, penanggalan Masehi, penanggalan Jawa, dan penanggalan lainnya yang didasari perhitungan tertentu yang telah digunakan sejak zaman dahulu.

    Penanggalan kalender masehi menggunakan perhitungan pergerakan matahari. Sebutan lain dari kalender masehi ini antara lain kalender solar atau kalender matahari. dan konsep dalam penanggalan kalender masehi ini juga digunakan pada penanggalan kalender jawa. 

    Sebagai umat muslim, penanggalan Kalender hijriah menggunakan perhitungan orbit bulan pada bumi. Sehingga kalender Hijriah disebut sebagai kalender bulan atau kalender lunar. Tahun Hijriyah dimulai pada tanggal 1 Muharam dan di akhiri sampai tanggal 30 Dzulhijah. Seperti yang dijelaskan dalam Q.S. At Taubah:36 yang berbunyi:

    إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

    "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan yang mulia.” (Q.S. At Taubah:36)

    Dikutip dari IslamicFinder, perbedaan antara kalender masehi dan hijriah juga tampak pada jumlah hari. Jumlah hari di kalender masehi ada 365 hari, sedangkan hijriah ada 354 atau 355 hari. Pada kalender hijriah 11-12 hari lebih sedikit dibanding kalender masehi. 

    Anjuran Membaca Doa di Akhir Tahun

    Dalam islam kita telah diajarkan untuk senantiasa berdoa dalam hal apapun, begitu juga saat berada di ujung tahun. Seperti yang telah rosulullah nabi muhamma saw ajarkan, dalam sebuah hadis dijelaskan:

    عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَى الْهِلاَلَ قَالَ : " اَللهُ أَكْبَرْ ، اَللّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِاْلأَمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَمِ ، وَالتَّوْفِيْقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى ، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ ". رواه الدارمي

    Dari Ibnu Umar ra berkata: “Rasulullah saw apabila melihat hilal, berdoa: “Allah Maha Besar. Ya Allah, perlihatkanlah bulan ini kepada kami dengan keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman dan pertolongan pada apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah.” (HR. al-Darimi [1729]).

    Hadist diatas merupakan uswatun khasanah (contoh prilaku baik) nabi yang baik untuk kita lakukan saat menghadapi akhir tahun. nabi mengajarkan kita untuk berdoa saat memasuki akhir tahun. 

    Oleh karena itu, marilah kita menirukan prilaku nabi agar kita memperoleh pahala sunnah dan senantiasa memperoleh syafaatnya kelak dihari kiamat.

    Doa Akhir Tahun

    اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ 

    Doa Akhir Tahun Latin

    Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.

    Arti Doa Akhir Tahun

    Artinya, "Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Karenanya aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku".

    Waktu & Cara Doa Akhir Tahun

    Berikut adalah watu, tatacara, beberapa dzikir dan doa yang dianjurkan untuk dibaca, dan yang banyak dilakukan umat Islam Ahlusssunnah Wal Jamaah di nusantara. 

    Dzikir dan doa akhir tahun dibaca pada tanggal 29 Dzulhijah, Menjelang maghrib setelah sholat Ashar.

    1. Membaca Doa Sayyidul Istighfar (3 kali)

    اَللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

    2. Membaca Sholawat Nabi (11 kali)

    اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

    3. Membaca Ayat Kursi (7 kali)

    اَللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمٰوَاتِ وَمَا فِي اْلاَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ 

    4. Membaca Doa Akhir Tahun (3 kali)

    اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

    Tata cara membaca doa pada waktu akhir tahun diatas adalah beberapa doa menurut beberapa pendapat dari para ulama. Intinya dari setiap doa di atas adalah sebagai rasa syukur dan berserah diri kepada Allah.

    Keutamaan & Manfaat Doa Akhir Tahun

    Membaca doa akhir tahun adalah salah satu perkara yang baik yang pernah rosulullah contohkan kepada kita semua untuk diamalkan. Bukan suatu perkara yang mubah, namun itu adalah sunnah rosulullah. Dianjurkan kepada kita semua karena memang memiliki keutamaan dan manfaat yang terkandung didalamnya. 

    Pada dasarnya doa tersebut berisi tentang penyerahan diri seorang hamba yang banyak dosa untuk bertaubat. Namun ada beberapa maanfaat lain yang perlu kamu ketahui. dan berikut adalah ringkasannya.

    1. Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan

    Berdzikir dan berdoa adalah kegiatan yang sangat dianjurkan dalam agama islam untuk diamalkan oleh seluruh umat muslim secara istriqomah. Dengan begitu, kita akan selalu ingat kepada allah swt.

    Tidak hanya itu, dengan berdoa, tanpa kita sadari pun kita sudah iman terhadap keagungan allah, kebesaran allah dan kekuasaan allah atas seluruh ciptaannya di alam semesta ini.

    Oleh karena itu, semakin banyak kita mengamalkan dzikir dan doa, termasuk doa akhir tahun ini, insyaallah akan semakin tebal keimanan dan ketaqwaan kita kepada allah swt.

    2. Diahapuskan Dosa - Dosa Setahun Lalu

    Makna yang terkandung dalam doa akhir tahun adalalah permohonan seorang hamba kepada allah swt, agar dosa - dosanya pada satu tahun yang telah berlalu dihapuskan. Dengan membaca doa tersebut insyallah allah akan menghapus dosa - dosa kita setahun lalu. Allah maha memaafkan dosa - dosa hambanya. Sesuai dengan firmannya dalam surat Az-Zumar ayat 53.

    Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    3. Lebih Tawadhu' Hadapan Allah

    Tawadhu' artinya rendah diri, rendah diri kepada allah swt pada saat kita berdoa dan memohon adalah salah satu adab seorang hamba kepada tuhannya yang wajib dilakukan. Bukan malah sebaliknya, memohon dengan menyuruh, menggunakan bahasa kasar, tidak memuji, mendekte allah, dan sifat tidak terpuji lainnya. 

    Dalam doa akhir tahun tersebut, temaktub ungkapan permohonan dengan penuh rasa rendah diri, dengan mengungkapkan kesalahan - kesalahan yang pernah diperbuat, perbuatan yang dilarang, dan lain sebagainya, kita memohon kemakluman, kemurahan, dan ampunan kepada allah.

    4. Memperoleh Pahala Sunnah

    Membaca doa diakhir tahun merupkana prilaku baik yang pernah rosulullah nabi muhammad saw lakukan. Sudah sepatutnya kita sebagai umat nabi pun mengikuti prilaku baik tersebut.

    Dengan begitu, insyallah kita akan senantiasa memperoleh pahala sunnah dan menjadi golongan nabi yang memperoleh syafaatnya kelak di hari kiamat. Amin amin amin allahumma amin.

    Demikian ulasan artikel saya terkait dengan Doa Akhir Tahun yang spesial saya tulis untuk para pembaca sekalian. Mari bersama kita tingkatkan ibadah sunnah untuk memperbaiki ibadah fardhu kita. Semoga bermanfaat untuk kalian semua. dan terima kasih banyak atas dukungannya.