Pengertian Kepemimpinan Adalah : Tipe, Sifat, Tujuan, Fungsi, & Karakter (Menurut Ahli) - Kudupinter

Sabtu, 02 Mei 2020

Pengertian Kepemimpinan Adalah : Tipe, Sifat, Tujuan, Fungsi, & Karakter (Menurut Ahli)

Daftar Isi Artikel [Tutup]
    Unsur - unsur penting kewirausahaan antara lain adalah sikap mental, kepemimpinan, manajemen, dan keterampilan. Kepemimpinan yang buruk dapat membuat perusahaan bangkrut. Kemudian sebenarnya apa yang dimaksud dengan kepemimpinan? Bagaimana tipe - tipe kepemimpinan ? Apa Tujuan dan Fungsi Kepemimpinan ?

    Pada kesempatan kali penulis akan berusaha menjelaskan materi kepemimpinan untuk menjawab pertanyaan - pertanyaan diatas dengan merangkum materi dari berbagai macam sumber bacaan pribadi.

    Pengertian Kepemimpinan Adalah


    Kepemimpinan (Leadership) adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain atau sekelompok orang ke arah tercapainya suatu tujuan organisasi yang telah disepakati bersama sebelumnya. Sedangkan pemimpim adalah seseorang yang di pilih untuk mengemban tugas dan tanggungjawab untuk memimpin dan bisa mempengaruhi orang yang dipimpinnya.

    Jika anak buah dianggap sebagai faktor produksi, maka berarti harus dieksploitasi tanpa diberikan balas jasa yang memadai, suka dan tidak suka menjadi model dalam kepemimpinan. bahkan seringkali anak buah dianggap tidak perlu di manusiakan dan sering diancam dengan ungkapan, "jika tidak suka silahkan angkat kaki".

    Kepemimpinan yang baik bisa dicontoh dari negeri Jepang. Anak buah senantiasa dianggap sebagai aset perusahaan , sehingga di Jepang, prinsipnya bekerja adalah seumur hidup. Penghargaan terhadap tenaga kerja luar biasa sehingga pekerja atau anak buah juga akan memberikan tenaga dan pikirannya sepenuh hati karena anak buah tidak pernah diremehkan dan tidak dipandang sebagai faktor produksi.

    Banyak pemimpin yang bersikap dan bermental juragan di mana anak buah dipandang sebagai faktor produksi bukan sebagai aset. Anak buah dipandang sebagai rekan kerja yang sama tingkatannya dan sebagai aset yang tidak ternilai serta sebagai makhluk mulia yang harus dihargai dan dijunjung tinggi prikemanusiaan nya.

    Kepemimpinan dan manajemen adalah dua istilah yang sering rancu. Apa perbedaan diantara keduanya? John kotler dari Harvard business school berpendapat bahwa manajemen menyangkut hal mengatasi kerumitan. manajemen yang baik akan menghasilkan tata tertib dan konsistensi dengan : menyusun rencana rencana formal, merancang struktur organisasi yang ketat, dan memantau hasil melalui perbandingan dengan rencana.

    Kepemimpinan menyangkut hal mengatasi perubahan. Pemimpin menetapkan arah dengan mengembangkan suatu visi terhadap masa depan, menyangkut orang dengan mengkomunikasikan visi tersebut, dan mengilhami mereka untuk mengatasi rintangan-rintangan.

    Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli




    1. Katz & Kahn

    Kepemimpinan adalah peningkatan pengaruh sedikit demi sedikit pada, dan berada diatas kepatuhan mekanis terhadap pengarahan-pengarahan rutin organisasi. (Katz & Kahn, 1978)

    2. George R. Terry 

    Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi orang lain untuk diarahkan mewujudkan tujuan organisasi. (George R. Terry, 1972:458)

    3. G. L. Feman dan E. K. Taylor

    Kepemimpinan adalah kemampuan untuk menciptakan kegiatan kelompok mencapai tujuan organisasi dengan efektivitas dan kerjasama dari setiap individu maksimal. (G. L. Feman dan E. K. Taylor, 1950)

    4. James M. Black

    Kepemimpinan adalah kemampuan yang mampu meyakinkan orang lain yang bersedia bekerja di bawah arahannya dalam kesatuan tim untuk mencapai suatu tujuan tertentu. James M. Black (1961)

    5. Stoner

    Menurut Stoner pengertian kepemimpinan adalah sebuah proses mengarahkan dan usaha dalam mempengaruhi kegiatan yang berkaitan dengan anggota kelompok atau organisasi.

    6. Jacobs dan Jacques

    Menurut Jacobs dan Jacques arti kepemimpinan adalah suatu proses memberi arti terhadap usaha kolektif, sehingga ada kesediaan untuk melakukan usaha yang diinginkan untuk mencapai tujuan. Jacobs dan Jacques (1990:281)

    7. Wexley dan Yuki

    Menurut Wexley dan Yuki pengertian kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi orang lain untuk lebih berupaya dalam mengarahkan tenaga dalam tugasnya, atau mengubah perilaku mereka. (Wexley dan Yuki, 1977)

    8. Fiedler

    Kepemimpinan pada dasarnya merupakan pola hubungan antara individu-individu yang menggunakan wewenang dan pengaruhnya terhadap kelompok orang agar bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan. (Fiedler, 1967)

    9. Henry L. Tosj dan Stephen J. Carrol

    Kepemimpinan merupakan proses seuatu mempengaruhi orang lain untuk melakukan apa yang mereka ingin lakukan. (Henry et al, 1977)

    10. John Pfiffner

    Kepemimpinan adalah kemampuan mengkoordinasikan dan memotivasi orang-orang dan kelompok untuk mencapai tujuan yang di kehendaki. (John Pfiffner, 1995)

    11. Davis

    Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mengajak orang lain mencapai tujuan yang sudah ditentukan dengan penuh semangat. (Davis, 1977)

    12. Ott

    Kepemimpinan adalah sebagai proses hubungan antar pribadi yang di dalamnya seseorang mempengaruhi sikap, kepercayaan, dan khususnya perilaku orang lain. (Ott, 1996)

    13. Locke

    Kepemimpinan merupakan proses membujuk orang lain untuk mengambil langkah menuju suatu sasaran bersama Dari kelima definisi ini, para ahli ada yang meninjau dari sudut pandang dari pola hubungan, kemampuan mengkoordinasi, memotivasi, kemampuan mengajak, membujuk dan mempengaruhi orang lain. (Locke et.al, 1991)

    14. Sutarto

    Arti kepemimpinan adalah rangkaian aktivitas penataan berupa kemampuan seseorang dalam mempengaruhi perilaku orang lain dalam situasi tertentu agar bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. (Sutarto, 1998)

    15. Moejiono (2002)

    Kepemimpinan adalah kemampuan dalam memberikan pengaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki beberapa kualitas tertentu yang membuatnya berbeda dengan pengikutnya. (Moejiono, 2002)

    16. Ralph M. Stogdill

    Menurut Ralph M. Stogdill defenisi kepemimpinan adalah suatu proses memberikan pengaruh terhadap berbagai kegiatan sekelompok orang yang terorganisasi dalam usaha mereka menetapkan dan mencapai target. (Ralph, 1998)

    17. Rauch dan Behling

    Menurut Rauch dan Behling, arti kepemimpinan adalah proses mempengaruhi berbagai aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasikan ke arah pencapaian tujuan. (Rauch, 1984)

    18. S. P. Siagian

    Menurut S. P. Siagian pengertian kepemimpinan adalah kemampuan dan keterampilan seseorang ketika menjabat sebagai pimpinan dalam suatu organisasi untuk mempengaruhi perilaku orang lain, khususnya bawahannya agar berpikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga dapat memberikan sumbangan nyata dalam pencapaian tujuan organisasi. (Siagian, 2001)

    19. Hemhiel dan Coons 

    Menurut Hemhiel dan Coons pengertian kepemimpinan adalah perilaku seseorang individu dalam memimpin berbagai aktivitas sebuah organisasi atau kelompok dalam mencapai tujuan bersama (shared goal). (Hemhiel, 1957)

    20. Tead, Terry, Hoyt

    Kepemimpinan adalah kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.  (dalam Kartono, 2003)

    21. Young

    Kepemimpinan adalah bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus. (dalam Kartono, 2003)

    Karakter Kepemimpinan


    Ketika Margaret thatcher menjadi perdana menteri Inggris ia selalu dipilih karena kepemimpinannya. Iya digambarkan sebagai sosok pemimpin wanita yang berkarakter dengan ciri-ciri: percaya diri, bertekad baja, penuh tekad, seorang pemimpin yang tegas bila ada sesuatu dikatakan benar ya memang benar dan bila salah ya harus dibilang salah, karismatik, antusias, dan pemberani.

    Istilah-istilah tersebut menggambarkan pemimpin yang memegang atau memiliki karakter (traits) dan para pendukung thatcher ketika itu tidak sadar bahwa dengan menggambarkannya dalam istilah semacam itu, mereka secara tidak sadar telah menjadi pendukung teori karakter kepemimpinan. 

    Contoh-contoh pemimpin yang berkarakter selain Margaret thatcher adalah Nelson Mandela (Afrika Selatan), Richard Bronson (CEO Virin group), Steve jobs (Pendiri Apple), Mahattir Muhammad (PM Malaysia), IR. Soekarno (Presiden RI Pertama), dan lain sebagainya.

    Enam karakter yang cenderung membedakan antara pemimpin dengan yang bukan pemimpin menurut Stephen P. Robbins 2001 yaitu: ambisi dan energi, hasrat untuk memimpin, kejujuran dan integritas, percaya diri, kecerdasan, dan pengetahuan yang relevan dengan pekerjaannya.

    Kepemimpinan yang dimaksud disini adalah nilai atau kualitas bukan pengetahuan tentang sumber daya manusia. Pemimpin adalah orang yang menunjukkan arah, keputusannya mantap, dan didasari oleh keyakinan diri disertai data yang akurat.

    Sepak terjang seorang pemimpin selalu khas dan tidak lazim atau tampil beda. Banyak bisnis yang didirikan mengalami kegagalan dan hanya 30% yang berhasil. Mengapa? Penyebab utamanya adalah lemahnya kepemimpinan atau pemimpinnya yang gagal.

    Unsur - Unsur Kepemimpinan


    Faktor-faktor yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin antara lain adalah sebagai berikut:

    1. Melibatkan Orang Lain

    Seorang pemimpin harus dapat merangkul dan menghargai seluruh bawahannya. Pemimpin tidak selayaknya menganggap orang lain sebagai faktor produksi, seharusnya ia menganggapnya sebagai aset yang perlu di rawat.

    2. Distribusi kekuasaan

    Pendelegasian kekuasaan atau distribusi kekuasaan dari pemimpin kepada anak buah sesuai dengan tingkatannya sangat mutlak diperlukan jika seorang pemimpin ingin menjalankan fungsinya dengan efektif dan efisien.

    3. Mempengarugi Orang Lain

    Penanaman pengaruh dari pemimpin kepada anak buah akan tercapai apabila seorang pemimpin mampu memberikan contoh-contoh tindakan yang terpuji. Misalnya memberikan contoh disiplin, seorang pemimpin harus datang lebih awal dalam setiap kesempatan, mulai dari lebih awal masuk kantor, lebih awal untuk masuk dalam suatu rapat, atau acara-acara resmi maupun tidak resmi (formal dan non formal). Dengan disiplin pada acara penting tersebut, biasanya anak buah akan segan dan meneladaninya.

    Tujuan Kepemimpinan dalam Organisasi


    Secara umum, Fungsi kepemimpinan adalah untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan di awal perencaan. Selain itu, ada beberap tujuan lain dari adanya sebuah kepemimpinan dalam organisasi adalah sebagai berikut:

    1. Melaksanakan Fungsi - Fungsi Manajemen

    Dalam sebuah organisasi diperlukan adanya sebuah manajemen unggul yang harus dilaksanakan oleh kepemimpinan seorang leader dalam organisasi. Fungsi - fungsi yang harus dilaksanakan oleh seorang leader meliputi Planning, Organizing,Staffing, Directing, dan Controlling. Dengan begitu, efektifitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan organisasi akan lebih mudah untuk digapai.

    2. Memotivasi Anggota Organisasi (Kelompok)

    Kemudian tujuan lain kepemimpinan yaitu untuk meningkatkan semangat kerja setiap anggota dalam organisasi bisnis (kelompok) melalui kegiatan training and motivation bisnis. Sudah menjadi suatu keharusan dalam sebuah kepemimpinan menciptakan kondisi semangat kerja dalam organisasinya. Tingkat motivasi yang baik akan loyalitas tinggi setiap anggota terhadap organisasi.

    3. Penanggung Jawab Proyek Strategis

    Proyek strategis dapat diartikan sebagai target - target organisasi jangan pendek maupun jangka panjang yang sudah ditetapkan oleh organisasi. Adanya kepemimpinan dalam organisasi bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan proyek tersebut.

    Fungsi Kepemimpinan dalam Organisasi


    Pada umumnya, fungsi kepemimpinan terbagi menjadi dua, yaitu fungsi administratif dan fungsi top manajemen. Dimana fungsi administratif adalah kepemimpinan mengakomodasi seluruh usaha atau kegiatan yang berkenaan dengan penyelenggaraan kebijaksanaan untuk mencapai tujuan.

    Sedangkah fungsi top manajemen adalah kepemimpinan  dalam proses aktivitas pembuatan Perencanaan, Pengorganisasian, Penetapan Staf, Mengarahkan, Memerintah, dan Mengontrol. Namun, ada fungsi lain dari kepemimpinan seperti yang di sampaikan oleh Hadari Nawawi. Beberapa fungsi kepemimpinan menurut Hadari Nawawi adalah:

    1. Fungsi Instruktif

    Dimana pemimpin dalam kepemimpinan memiliki fungsi sebagai penentu, pembuat, dan pemberi instriksi melalui pesan (isi perintah), terkait bagaimana tahapan pelaksanaan, kapan waktu pelaksanaan, dan dimana lokasi pelaksanaan, agar perencaan dapat dilaksanakan dengan menggunakan sumberdaya yang efisien dan tepat sasaran (efektif). Dengan kata lain, fungsi anggota dalam organisasi di bawah kepemimpinan hanyalah untuk menerima dan melaksanakan perintah yang diinstruksikan oleh pemimpin.

    2. Fungsi Konsultatif

    Dimana pemimpin dalam kepemimpinan memiliki fungsi sebagai pihak yang akan senantiasa berbagi dan bertukar informasi dalam rangka untuk memastikan pihak yang berkonsultasi agar mengetahui lebih dalam tentang suatu tema atau topik permasalah. Fungsi konsultatif sebagai cara berkomunikasi dua arah dalam upaya menetapkan sebuah keputusan yang membutuhkan pertimbangan dan konsultasi dari orang yang dipimpinnya. Dalam hal ini, tergantung dari bagaimana tipe kepemimpinan yang digunakan dalam organisasi tersebut.

    3. Fungsi Partisipasi

    Dimana pemimpin dalam kepemimpinan berfungsi dalam keterlibatan mental dan emosi seseorang kepada pencapaian tujuan dan ikut bertanggung jawab di dalamnya. Dalam hal ini, pememimpin memiliki berbagai macam peran dalam organisasi yang dapat diperankan sesuai kebutuhan dan kondisinya.

    4. Fungsi Delegasi

    Dimana pemimpin dalam kepemimpinan berfungsi sebagai perwakilan atau utusan dengan proses penunjukan secara langsung maupun secara musyawarah untuk mengutusnya menjadi salah satu perwakilan suatu organisasi bisnis. Fungsi delegasi ini merupakan salah satu bentuk kepercayaan anggota kepada seseorang yang diberikan pelimpahan wewenang untuk bertanggung jawab.

    5. Fungsi Pengendalian

    Dimana pemimpin dalam kepemimpinan berfungsi sebagai yang akan senantiasa melakukan bimbingan, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan, terhadap aktifitas kerja seluruh anggotanya, mulai dari level yang peling rendah, hingga level yang paling tinggi sekalipu.

    Keterampilan Kepemimpinan


    Keterampilan yang harus dimiliki oleh seseorang dalam memimpin adalah sebagai berikut:

    1. Technical Skills

    Kemampuan untuk melakukan dan atau memahami pekerjaan yang bersifat operasional atau teknis sehingga mampu menjadi guru bagi anak buahnya yang tidak memahami operasional atau teknis pekerjaan, terutama pegawai baru.

    2. Human Skills

    Kemampuan bekerjasama dengan para bawahan dan membangun tim kerja dengan pendekatan kemanusiaan. Seorang pemimpin harus belajar bagaimana melakukan pendekatan kepada anak buah, sehingga pada saat memberikan perintah kepada bawahan, bawahan tidak merasa seperti diperintah oleh atasannya.

    3. Conseptual Skills

    Kemampuan untuk menyusun konsep atau berpikir dan mengungkapkan pemikirannya. seorang pemimpin adalah pemegang perubahan sehingga harus memiliki konsep atau minimal mampu merumuskan misi, visi, strategi, serta program unggulan yang jelas dan dapat dipahami oleh seluruh bawahannya.

    Sifat - Sifat Kepemimpinan


    Sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin menurut Andi undap (1983) adalah sebagai berikut:

    1. Pendidikan Umum yang Luas

    dengan pendidikan umum yang luas maka akan mudah memecahkan berbagai masalah yang dihadapi

    2. Kematangan Mental

    Dengan kematangan mental seorang pemimpin akan dapat mengendalikan emosinya dalam setiap tindakannya.

    3. Sifat Ingin Tahu

    dengan sifat ini seorang pemimpin akan mudah menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi.

    4. Kemampuan Analisis

    Dengan sifat ini seorang pemimpin akan cepat dan cermat dalam mengambil keputusan.

    5. Integritas (Terpadu)

    Dengan sifat ini seorang pemimpin akan mendekati suatu pemecahan masalah dengan berbagai pendekatan secara terpadu.

    6. Keterampilan Komunikasi

    Dengan sifat ini seorang pemimpin akan disukai oleh anak buah dan mudah membentuk jaringan dalam bisnis.

    7. Keterampilan Mendidik

    dengan sifat ini seorang pemimpin akan meningkatkan kematangan anak buah atau akan mendewasakan dan memberikan bekal pengetahuan kepada anak buahnya.

    8. Rasional Objektif

    Dengan sifat ini seorang pemimpin akan objektif dalam mengatasi berbagai masalah dan objektif dalam menilai anak buahnya.

    9. Manajemen Waktu

    Dengan sifat ini seorang pemimpin akan mengatur jadwal dan waktu nya secara efektif dan efisien.

    10. Berani Mengambil Resiko

    Dengan sifat ini seorang pemimpin tidak akan ragu dalam mengambil keputusan yang strategis, tentunya dengan penuh pertimbangan dan tetap menekankan pada resiko kecil dan keuntungan besar.

    11. Naluri Prioritas

    Dengan sifat ini seorang pemimpin dapat melakukan pekerjaannya atau menjadwalkan pekerjaannya sesuai dengan prioritas, tidak sekadar memprioritaskan jadwal.

    12. Efisien dalam Bertindak

    Dengan sifat ini seorang pemimpin akan selalu penuh perhitungan dalam melakukan aktivitas yang bertujuan agar efisien dalam segala aktivitasnya.

    13. Haus Informasi

    Dengan sifat ini seorang pemimpin tidak akan ketinggalan informasi atau selalu up to date dalam pengumpulan informasi dan atau data untuk mendukung pengambilan keputusan.


    Tipe - Tipe Kepemimpinan


    Menurut Kartini Kartono 1983 terdapat beberapa tipe kepemimpinan dalam sebuah organisasi yang sesuai dengan karakteristiknya. Berikut adalah tipe-tipe kepemimpinan:

    1. Tipe Karismatik

    Tipe karismatik adalah seorang pemimpin yang memiliki daya tarik atau kharisma yang luar biasa contohnya adalah Ir Soekarno

    2. Tipe Paternalistik

    Tipe paternalistik adalah pemimpin yang seperti seorang bapak, menganggap anak buahnya adalah anaknya sehingga bawahnya kurang diberi kesempatan.

    3. Tipe Militeristis

    Tipe militeristis adalah sistem pemimpin yang lebih cenderung memerintah atau sebagai pemberi komando terhadap anak buahnya.

    4. Tipe Otokratis

    Tipe otokratis adalah Kekuasaan dan paksaan dalam memerintah anak buahnya

    5. Tipe Laissez Faire

    Tipe laissez faire adalah pemimpin membiarkan bahwa hanya bekerja semaunya sepanjang tujuan perusahaan atau organisasi dapat tercapai

    6. Tipe Populis

    Tipe populis adah pemimpin rakyat berpegang pada nilai-nilai tradisional

    7. Tipe Administratif

    Tipe administratif adalah seorang pemimpin yang mampu menyelenggarakan tugas tugas administratif secara efektif

    8. Tipe Demokratis

    Tipe demokratis adalah seorang pemimpin yang menekankan tanggung jawab dan kerja sama terhadap anak buahnya. Setiap pendapat dari bawahnya selalu diakomodasi atau diterima dan dijadikan sebagai bahan dalam pengambilan keputusan walau sekecil apapun.

    Tinggalkan Komentar


    EmoticonEmoticon