Pengertian Ekonomi Mikro Adalah : Contoh, Ruang Lingkup, Tujuan, dan Ciri - Cirinya - Kudupinter

Kamis, 28 Mei 2020

Pengertian Ekonomi Mikro Adalah : Contoh, Ruang Lingkup, Tujuan, dan Ciri - Cirinya

Daftar Isi Artikel [Tutup]
    Ekonomi Mikro - Salah satu fokus studi yang berusaha menganalisis aktifitas penawaran dan permintaan yang berkaitan dengan produk, produksi, distribusi, kepuasan, dan lain sebagainya adalah ilmu ekonomi. Ilmu ekonomi dalam kajiannya memiliki berbagai macam bentuk dan jenis sesuai dengan fungsinya sendiri.

    Secara umum, ilmu ekonomi diklasifikasikan menjadi dua bagian, yaitu Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro. Mengapa tidak menjadi satu ? Hal tersebut dikarenakan Kedua cabang ilmu ekonomi tersebut memiliki metode analisis dan penerapan yang tidak sama.

    Nah, sebenarnya apa yang disebut dengan ekonomi mikro ? Apa saja yang dibahan dalam ekonomi mikro ? bagaimana konsep ekonomi mikro ? Bagaimana ruang lingkup ekonomi mikor ? apa tujuan adanya ekonomi mikro ? apa saja teori - teori dalam ekonomi mikro ? dan bagaimana contoh penerapan ekonomi mikro ?.

    Pada kesempatan kali ini, penulis akan berusaha menjawab seluruh pertanyaan diatas dengan merangkum beberapa materi dengan harapan dapat bermanfaat untuk para pembaca semua.

    Pengertian Ekonomi Mikro Adalah

    Pengertian Ekonomi Mikro Adalah

    Ekonomi Mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang fokus mengkaji aktifitas dan prilaku individu konsumen dan produsen dengan menggunakan konsep permintaan dan penawaran individu secara terperinci. Berbabasis pada ilmu matematic dan grafik, ekonomi mikro berusaha menggambarkan kondisi nyata individu dalam ekonomi mikro. Oleh karena itu, pelaku ekonomi yang terlibat dalam ekonomi mikro hanyalah produsen dan konsumen.

    Beberapa praktik penerapan ekonomi mikro dalam kondisi nyata seperti menggambarkan keseimbangan harga dalam pasar suatu produk X, menggambarkan efisiensi biaya yang dikeluarkan produsen dalam menghasilkan produk Y, menggambarkan tingkat kepuasan konsumen dalam mengkonsumsi produk Z, dan lain sebagainya.

    Pengertian Ekonomi Mikro Menurut Para Ahli

    Ilmu ekonomi mikro sendiri sudah dikenal dan sering dipraktikkan sejak tahun 1723. Banyak para tokoh dan ahli yang berperan penting dalam pengembangan ilmu ekonomi mikro tersebut. Seiring dengan perkembangannya, banyak para ahli yang memiliki definisi berbeda terkait dengan ekonomi mikro. Berikut adalah definisi ekonomi mikro menurut para ahli:

    1.  John Adam Smith

    Adam Smith merupakan seorang filsuf berkebangsaan Skotlandia yang menjadi pelopor ilmu ekonomi modern. Adam smith mendefinisikan ekonomi mikro sebagai subjek ekonomi yang selalu bersifat ekonomis rasional. Hal ini mengakibatkan para pelaku ekonomi harus mempertimbangkan hal-hal rasional sebelum membuat keputusan.

    2. David Ricardo

    David Ricardo merupakan seorang pakar ekonomi politik asal Inggris. david juga merupakan salah seorang pemikir ekonomi klasik yang paling berpengaruh. Di mendefinisikan ekonomi mikro sebagai suatu kondisi dimana para pelaku ekonomi telah mempunyai informasi tentang seluk beluk sebuah pasar. Dengan begitu ekonomi Mikro merupakan faktor penentu dari pasar ekonomi global.

    2. Sadono Sukirno

    Sadono Sukirno merupakan seorang analis ekonomi indonesia juga penulis buku berjudul "Pengantar Teori Mikroekonomi", dan dalam bukunya sadono mendefinisikan ekonomi mikro sebagai cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjual-belikan.

    3. Marshall & Pigou

    Marshall & Pigou merupakan guru besar di Universitas Cambridge. Mereka mendefinisikan ekonomi mikro sebagai tingkat mobilitas yang tinggi dalam pasar sehingga membuat para pelaku ekonomi dapat langsung beradaptasi atau menyesuaikan perubahan-perubahan yang ada di pasar.

    5. Nicholas Gregory Mankiw

    Nicholas Gregory Mankiw merupakan seorang ahli ekonomi makro Amerika. Mankiw mendefinisikan ekonomi mikro sebagai ilmu yang membahas tentang peran individu-individu pelaku ekonomi, bagaimana rumah tangga dan perusahaan membuat keputusan, dan bagaimana mereka berinteraksi di dalam pasar tertentu.

    6. Wibowo dan Supriadi

    Wibowo dan Supriadi merupakan dosen, analisis, dan penulis buku yang berjudul "Mikro Ekonomi Islam", dalam bukunya mereka mendefinisikan ekonomi mikro sebagai cabang dari ilmu ekonomi yang khusus mempelajari tentang perilaku konsumen serta perusahaan dalam penentuan harga pasar dan kuantitas faktor input, barang atau jasa yang perjual belikan.

    7. Sadono Sukirno

    Sadono Sukirno merupakan guru besar di salah satu universitas terbesar di indonesia, dia juga merupakan penulis buku "Ekonomi Pembangunan", dan dalam bukunya dia mendefinisikanekonomi mikro sebagai bagian dari ilmu ekonomi yang memandang dan menganalisa kegiatan ekonomi yang ada dengan cara memperhatikan bagian terkecil dari semua kegiatan dalam ekonomi.

    Tujuan Ekonomi Mikro

    tujuan ekonomi mikro

    Adanya pengklasifikasian dari ilmu ekonomi secara umum menjadi ekonomi mikro dan makro tentu memiliki tujuan yang jelas. Tujuan ekonomi mikro untuk mengkaji aktifitas ekonomi individu antara produsen dan konsumen atas suatu barang dan jasa. Sedangkan tujuan ekonomi makro untuk mengkaji aktifitas ekonomi secara agregat.

    Dilain dari pada hal tersebut, terdapat beberapa tujuan lain dari ekonomi mikro.Tujuan dan sasaran analisis ekonomi mikro lebih dititikberatkan kepada bagaimana membuat pilihan untuk;
    1. Mewujudkan efisiensi dalam penggunaan faktor produksi untuk menghasilkan keuntungan maksimum pada sektor produsen
    2. Mencapai kepuasan maksimum atau penggunaan suatu barang (baik dalam segi harga, kualitas dan kuantitas barang) pada sektor konsumen.

    Ruang Lingkup Ekonomi Mikro

    Sebagai salah satu cabang dari ilmu ekonomi, ekonomi mikro memiliki ruang lingkup atau batasan teori yang dibahas didalamnya. Begitu juga dalam ilmu ekonomi makro.  Adapun teori - teori yang dibahas dalam ekonomi mikro adalah sebagai berikut:

    1.  Teori Permintaan & Penawaran

    Teori permintaan adalah teori atau dalil tentang hubungan antara jumlah barang yang diminta dengan harga. Hubungan tersebut bersifat negatif, Semakin tinggi harga, semakin sedikit jumlah barang yang akan dibeli atau diminta oleh konsumen. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin banyak jumlah barang yang yang akan di beli atau diminta oleh konsumen.

    Sedangkan teori penawaran adalah dalil tentang hubungan antara barang yang ditawarkan dengan harga. Hubungannya juga bersifat negatif, Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditawarkan.

    Adapun subjek bahasan dalam teori permintaan dan penawaran ini adalah sebagai berikut:

    2. Teori Konsumsi

    Teori konsumsi adalah teori atau dalil - dalil tentang prilaku konsumen dalam memenuhi kebutuhannya. Kurva permintaan pasar merupakan turunan dari kurva permintaan individu atau perorangan (individual consumer demand). Dimana Penurunan kurva permintaan individu melalui pendekatan teori konsumsi, dapat di jelaskan melalui hubungan titk-titik kombinasi optimal konsumsi dua barang atau lebih.

    Subjek bahasan yang dapat dipelajari dalam teori konsumsi ini secara umum adalah sebagai berikut:

    3. Teori Produksi

    Teori produksi adalah teori atau dalil yang menjelaskan tentang hubungan hasil produksi dengan penggunaan faktor - faktor produksi. Produsen yang rasional bukan berorientasi pada jumlah produksi (output) maksimum atau product oriented melainkan berorientasi pada keuntungan maksimum atau profit oriented.

    Oleh karenanya dalam proses produksi produsen tidak menggunakan faktor produksi sebanyak-banyaknya untuk memperoleh produksi yang tinggi melainkan mengoptimalkan penggunaan faktor produksi untuk memperoleh jumlah produksi yang bisa menghasilkan keuntungan yang tinggi atau maksimum.

    Subjek bahasan yang dapat kamu pelajari dalam teori produksi ini adalah sebagai berikut:

    4. Teori Biaya Produksi

    Teori biaya produksi adalah teori atau dalil yang menjelaskan hubungan antara biaya yang dikeluarkan pengusaha dengan seluruh faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi. Biaya tersebut dapat berupa biaya langsung maupun tidak langsung, seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik, dan lain sebagainya.

    Tujuan utama dalam penerapan teori biaya ini adalah menciptakan efisiensi dalam input produksi guna memperoleh hasil maksimum. Namun selain dari pada itu, terdapat kegunaan lain daripada teori ini yaitu untuk membuat perencaan dalam kegiatan produksi, sebagai kontrol operasional biaya, dan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan.

    Adapun subjek bahasan yang dapat kamu pelajari dalam teori biaya produksi ini adalah sebagai berikut:

    5. Teori Distribusi

    Teori distribusi adalah teori atau dalil yang menjelaskan tentang aktifitas penyaluran produk dari produksen kepada konsumen akhir yang melalui beberapa saluran distribusi. Dalam teori ini yang menjadi pertimbangan penting adalah biaya transportasi, waktu pemesanan, ketahanan produk, dan jarak antara produsen dengan konsumen.

    Selain berfungsi sebagai penyalur produk dari produsen ke konsumen, distribusi juga betugas dalam pengemasan produk serta promosi produk.

    Adapun subjek bahasan yang dapat kamu pelajari dalam teori distribusi ini adalah sebagai berikut:

    6. Teori Harga

    Teori harga adalah teori atau dalil yang menjelaskan tentang harga keseimbangan antara penjual dan pembeli. Pembeli dan penjual melakukan tawar menawar atau interaksi sampai pada akhirnya dicapai suatu kesepakatan pada tingkat harga tertentu.

    Harga kesepakatan inilah yang selanjutnya disebut sebagai harga keseimbangan (equilibrium price), yaitu harga yang disepakati oleh pembeli maupun penjual atau suatu tingkat harga transaksi.

    Harga pembelian dan penjualan yang disepakati oleh kedua belah pihak untuk jumlah barang tertentu adalah merupakan satu titik pada kurva penawaran dan juga merupakan satu titik pada kurva permintaan. Hal ini berarti bahwa harga yang disepakati kedua belah pihak berada pada perpotongan kurva permintaan dan penawaran. Oleh karena itu, silahkan pelajar Mekanime Pembetukan Harga

    7. Teori Struktur Pasar

    Teori struktur pasar adalah teori atau dalil yang menjelaskan tentang penggolangan pasar berdasarkan pada jumlah perusahaan, karakteristik atau jenis produk , dan kemudahan perusahaan atau produsen untuk masuk dan keluar dari suatu pasar.

    Struktur pasar akan dinyatakan sebagai struktur pasar yang non-kompetitif ketika terdapat perusahaan yang tidak memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mempengaruhi jumlah barang dan harga barang yang ada di pasar tersebut.

    Sebaliknya, jika perusahaan  memiliki kekuatan atau kemampuan untuk mempengaruhi jumlah barang yang beredar atau harga barang yang ada di pasar, maka struktur pasar tersebut dikatakan sebagai struktur pasar yang kompetitif.

    Adapun subjek bahasan yang dapat kamu pelajari dalam teori struktur pasar ini adalah sebagai berikut:

    Contoh Ekonomi Mikro

    Contoh Ekonomi Mikro

    Pada bagian ini, penulis akan memberikan beberapa contoh penerapan ilmu ekonomi mikro dalam ekonomi indonesia. Tujuan pemberian contoh ini adalah agar memberikan kemudahan para pembaca dalam memahami seperti apa ilmu ekonomi mikro itu. Berikut adalah contoh - contohnya:
    1. Analisis Permintaan Dan Penawaran Cabai Merah Di Provinsi Sumatera Utara
    2. Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan dan Harga Produk pada Supermarket dengan Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA)
    3. Analisis Faktor-Faktor Produksi Yang Mempengaruhi Produksi Kopi Robusta Di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang
    4. Analisis Pendapatan Usaha Pengrajin Gula Aren Di Desa Tulo’a Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango
    5. Analisis Pemasaran Jamur Merang Lembaga Mandiri Mengakar Masyarakat (Lm3) Agrina Di Tanjong Paya Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen
    6. Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Menggunakan Metode Full Costing Sebagai Dasar Perhitungan Harga Jual (Studi Kasus Pada Kertina’s Home Industry)
    7. Analisis Struktur Pasar Industri Karet Dan Barang Karet Periode Tahun 2009

    Demikianlah ulasan artikel saya terkait dengan apa itu ekonomi mikro, yang kami rangkum dari berbagai macam sumber bacaan favorit saya. Semoga bermanfaat untuk anda semua dalam memahami ilmu ekonomi mikro. Mohon maaf bila ada kesalahan. Saya menunggu kritik dan sarannya melalui kolom komentar di bawah. Terima kasih telah berkunjung


    Tinggalkan Komentar


    EmoticonEmoticon